Ditulis oleh: KalaBaru Team pada Sun Jul 05
Berapa Biaya Pembuatan Website Company Profile di 2026?
Kisaran harga jasa pembuatan website company profile di Indonesia — bikin sendiri, freelancer, atau agency — plus biaya tersembunyi yang jarang masuk penawaran.
"Bikin website berapa sih?" — ini pertanyaan yang paling sering kami terima di KalaBaru. Biasanya sambil ngopi, biasanya diikuti cerita soal penawaran yang entah kenapa terasa kemurahan, atau malah bikin kaget saking mahalnya. Dua-duanya insting yang patut didengar. Jawaban jujurnya memang berupa kisaran, dan posisi kamu di dalam kisaran itu tergantung keputusan-keputusan yang mungkin belum pernah ditanyakan ke kamu.
Jadi ini dia penjelasan yang dulu kami harap ada waktu kami masih di posisi kamu.
Jawaban singkatnya
Untuk website company profile di Indonesia tahun 2026, kisaran realistisnya:
- Bikin sendiri pakai website builder: Rp0 – Rp1,5 juta per tahun (waktu kamu belum dihitung)
- Freelancer, berbasis template: Rp1,5 – Rp7 juta, sekali bayar
- Freelancer, desain custom: Rp5 – Rp15 juta
- Agency, desain dan development custom: Rp10 – Rp50 juta ke atas
- Agency, dengan fitur atau integrasi khusus: mulai Rp30 juta, bisa jauh di atasnya
Kisarannya lebar, kami tahu. Sisa artikel ini menjelaskan apa saja yang menggeser angkanya — karena "website" bisa berarti lima halaman template, bisa juga platform dua bahasa yang sudah dioptimasi SEO plus sistem booking di dalamnya.
Sebenarnya kamu bayar untuk apa?
Kalau dikupas, website company profile itu empat jenis pekerjaan:
Desain. Ada yang memutuskan seperti apa bisnismu terlihat di internet — layout, tipografi, warna, bagaimana halaman mengarahkan pengunjung sampai menghubungi kamu. Proyek template melewati sebagian besar tahap ini; itu kenapa lebih murah, dan itu juga kenapa hasilnya mirip website lain yang pernah kamu lihat.
Development. Ada yang mengubah desain jadi halaman yang loading-nya cepat, tidak berantakan di HP Android murah, dan tidak bermasalah saat di-crawl Google. Di sinilah kualitas sering dipangkas diam-diam — dua website bisa terlihat kembar di hari launching tapi jeroannya beda jauh.
Konten. Tulisan, foto, terjemahan. Sering lupa dimasukkan ke penawaran, lalu "ditemukan" di tengah proyek sebagai biaya tambahan. Kalau penawaranmu tidak menyebut siapa yang menulis kontennya, jawabannya: kamu.
Semua yang terjadi setelah launching. Hosting, perpanjangan domain, update keamanan, revisi kecil. Website itu sesuatu yang dijalankan, bukan dibeli sekali. Nanti kita bahas — kejutan budget paling sering datang dari sini.
Tiga jalur, dibandingkan jujur
Bikin sendiri (Wix, Squarespace, WordPress.com)
Kalau budget benar-benar nol, website builder tetap lebih baik daripada tidak punya website. Siapkan sekitar Rp150–600 ribu per tahun begitu kamu mau domain sendiri tanpa iklan platform.
Biaya sebenarnya adalah malam-malammu. Hitung 20–40 jam untuk hasil yang "lumayan" — dan "lumayan" itu batas atasnya. Untuk warung, personal brand, atau validasi ide, bisa sepadan. Untuk perusahaan yang mengejar klien korporat, biasanya kelihatan.
Freelancer
Freelancer yang bagus adalah value terbaik di pasar ini — dan freelancer yang buruk adalah barang murah termahal yang pernah kamu beli. Rp1,5–7 juta biasanya dapat template yang dikustomisasi; Rp5–15 juta dapat desain orisinal.
Masalahnya bukan kualitas, tapi kesinambungan. Freelancer pindah kerja, sibuk, menghilang. Tanyakan dua hal sebelum deal: siapa yang maintain setelah launching? dan kalau kamu tidak bisa dihubungi, gimana? Kalau jawabannya mengambang, masukkan biaya bikin ulang website dalam dua tahun ke hitunganmu.
Agency
Agency lebih mahal karena kamu membayar proses, bukan cuma halaman: discovery, revisi desain, development yang benar, testing, dan tim yang masih mengangkat telepon tahun depan. Di Indonesia, jasa pembuatan website company profile yang kredibel dari agency mulai sekitar Rp10–15 juta dan naik mengikuti scope.
Garis batas "perlu agency atau tidak": kalau tugas website-mu adalah memenangkan kepercayaan orang yang pasti Googling dulu sebelum meeting — investor, procurement korporat, partner luar negeri — kualitasnya balik modal sendiri. Kalau website-nya cuma perlu ada, mungkin belum perlu.
Yang menggeser harga
Di jalur mana pun, lima faktor ini yang paling menentukan:
- Jumlah halaman dan bahasa. Website dua bahasa (Indonesia + Inggris, seperti punya kami) bukan dua kali kerja, tapi mendekati 1,5×. Setiap halaman ditulis dua kali dan dirawat dua kali.
- Desain custom vs. template. Desain orisinal adalah komponen biaya terbesar — sekaligus pembeda terbesar.
- Fitur. Form kontak itu standar. Kalender booking, katalog produk, portal klien — masing-masing proyek kecil sendiri. Di titik ini "website" diam-diam berubah jadi software custom, dan penawaran bisa naik tiga kali lipat.
- Kesiapan konten. Datang dengan tulisan jadi dan foto layak bisa memangkas biaya dan timeline. Datang dengan "ambil aja dari brosur lama" efeknya kebalikannya.
- SEO beneran vs. SEO checkbox. Kerja SEO sungguhan — riset keyword, struktur halaman, tuning performa, schema markup — itu pekerjaan. "SEO-friendly" di penawaran murah biasanya artinya template-nya punya meta tag.
Biaya tersembunyi yang jarang disebut
Apa pun jalurnya, siapkan:
- Domain: Rp150–300 ribu per tahun untuk
.comatau.id - Hosting: Rp300 ribu – Rp2 juta per tahun tergantung traffic — meskipun website statis modern (cara kami membangun) bisa jalan dengan biaya infrastruktur nyaris nol
- Maintenance: retainer (Rp200 ribu – Rp1 juta per bulan) atau bayar per revisi
- Bikin ulang: rahasia umum industri ini. Website murahan biasanya dibangun ulang dalam 18–24 bulan. Kalau biaya itu ikut dihitung, penawaran "murah" sering kalah.
Tanda bahaya di penawaran murah
Kami cukup sering mewarisi proyek bermasalah sampai hafal polanya: tidak ada kejelasan siapa pemilik domain dan file mentah setelah proyek selesai (harusnya kamu — selalu); "revisi unlimited" (artinya scope-nya tidak pernah didefinisikan); portofolio yang semua website-nya terlihat kembar; tidak ada link staging sebelum launching; kecepatan halaman tidak pernah disinggung. Satu tanda masih bisa dimaafkan. Tiga tanda artinya siap-siap bikin ulang.
Cara KalaBaru menghitung harga
Kami agency web dan software di Indonesia yang melayani klien lokal dan Amerika, jadi bias kami jelas — dan kami coba pertanggungjawabkan.
Proyek company profile kami fixed-scope dan fixed-price: angkanya kamu tahu sebelum kami mulai, sudah termasuk desain, development, struktur konten dua bahasa, fondasi SEO yang benar, dan opsi maintenance supaya website tetap cepat dan aman setelah launching. Kami membangun dengan pendekatan static-first — biaya hosting mendekati nol dan kecepatan halamannya disukai Google. Dan karena kami juga membangun software custom, website-mu bisa tumbuh jadi digitalisasi operasional bisnis saat kamu siap — tim yang sama, tanpa oper-operan.
Kalau kamu butuh angka untuk kasusmu, bukan kisaran dari artikel: ceritakan proyekmu ke kami. Kami balas dalam satu hari kerja, konsultasinya gratis.
Pertanyaan yang sering muncul
Bisa dapat website company profile layak di bawah Rp5 juta? Bisa — dari freelancer bagus yang pakai template, kalau kebutuhanmu sederhana dan kontenmu sudah siap. Pahami saja yang dikorbankan: orisinalitas dan dukungan jangka panjang.
Berapa lama pengerjaannya? 2–4 minggu untuk company profile standar di agency; beberapa hari sampai dua minggu di freelancer; satu akhir pekan penuh frustrasi kalau bikin sendiri.
Website dulu atau branding dulu? Kalau belum punya logo dan identitas visual sama sekali, selesaikan branding dasar dulu — kalau tidak, desainer website-mu akan menciptakan brand-mu secara tidak sengaja.